Ketakutan Diri
Oleh : N. A. Putri
Membuka mata, terisak dalam tangis
Teringat saat aku tenggelam dalam keangkuhan
Terlalu sombongkah aku?
Hingga Kau jungkir balikkan bumi demi menegur kami
Engkau yang maha besar
Degan alir air yang basahi kerongkongan
Dengan desir angin yang mengisi rongga dada
Dengan tumbuhan yang meneduhkan
Dengan bintang yang menghias malam
Dengan matahari yang bersinar terang
Tapi, aku masih saja
Menyembah pada kelicikan zaman
Dengan keadilan yang dipermainkan
Kebenaran. Belum tentu tak bersalah
Sedang kesalahan belum tentu tak benar
Getir hati kecilku meronta
Ingin pergi dari kegelapan
Rindu yang merajam
Ingin kembali pada-Mu
Ratap hatiku bimbang, terpaku pada kenistaan
Dingin menusuk
Aku terenyuh dan hanyut
Jasad diri yang membusuk
Merintih pada hati yang mati beku
Bawa aku ke jalan- Mu
Karena aku takut
Berdiri di jalan yang salah
Saat sangkakala ditiupkan
Saat gunung berhamburan
Bagai kapas yang berterbangan
Beri aku sedikit cahaya- Mu
Karena aku takut pada kegelapan dalm kubuku
Aku takut
Bila nanti bangkit dalam diri yang begitu hina
Aku mohon sedikit ampunan- Mu
Karena aku takut
Bila mulutku terkunci
Tanganku yang akan bicara
Kaki, mata dan telinga turut serta menjawab
Maka sebuih dosa pun akan Nampak
Aku takut pada siksa-Mu yang kekal
Sakitnya menghujam
Hingga jiwaku terbengkalai terpelanting dan pecah berhamburan
Menjadi kepingan kepedihan dan penderitaan
Aku yang hina
Bersimpuh di hadap-Mu dalam taubat
Mengharap tuntunan-Mu sekali lagi
Agar ketakutan diri ini hilang
Dan aku bisa kembali dengan tenang
(Puisi ini aku buat untuk lomba cipta dan baca puisi religi waktu Jambore Tingkat Pelajar Antar Agama se- Bali. Alhamdulillah dapet juara 3 ^^ )
Ketakutan Diri
03.32 |
Label:
Puisi - Puisi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 komentar:
Posting Komentar